Play Therapy Pada Anak Secara Menyenangkan

Hidup bersenang-senang adalah hal fitrah manusia. Sebagaimana hal itu, bermain adalah hal naluriah seorang anak. Dalam bermain, seseorang akan merasa gembira. Kini, bermain dijadikan pilihan terapi psikologis pada anak, atau biasa disebut play therapy pada anak.

Tak ayal, seorang anak pun dapat memiliki problem psikologis. Masalah-masalah psikologis pada anak antara lain negative self esteem. Menurut Stuart dan Sundeen (1991), self esteem (harga diri) merupakan penilaian individu terhadap hasil yang dicapai dengan menganalisis perilaku dalam memenuhi ideal dirinya. Anak-anak yang mempunyai masalah self esteem biasanya cenderung tidak percaya diri, kontrol emosi yang kurang baik, dan masalah-masalah yang terkait perilaku lainnya. Masalah-masalah psikologis pada anak tersebut harus diatasi dengan penanganan yang tepat.

Play therapy pada anak

Play Therapy Pada Anak Secara Menyenangkan

Play therapy pada anak atau terapi bermain merupakan salah satu langkah efektif untuk mengani masalah psikologis pada anak. Terapi bermain memanfaatkan permainan untuk membantu pasien menyelesaikan atau mencegah masalah-masalah psikososial dengan cara yang menyenangkan. Tujuan terapi bermain antara lain mengarahkan tingkah laku anak dari yang tidak sesuai menjadi yang diharapkan. Melalui terapi bermain, anak belajar memberikan respons pada lingkungannya.

Terapi bermain biasanya banyak dilakukan oleh sekolah-sekolah (pre school) maupun rumah sakit (terapi bermain pada anak dengan hospitalisasi). Sebab salah satu kecemasan tertinggi anak terjadi saat pertama kali masuk sekolah atau pun saat kondisi sakit, bahkan harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Di sekolah-sekolah, seperti TK dan PAUD, terapi bermain diterapkan pada anak untuk melatih kemandirian, interaksi sosial, dan kepercayaan diri. Sebab, hal umum yang terjadi di lembaga-lembaga pendidikan anak usia dini yakni anak-anak enggan ditinggal orang tua saat di sekolah. Bahkan beberapa klinik hipnoterapi di jogja juga mulai mempersiapkan layanan ini. Begitu pula di rumah sakit, anak yang dalam keadaan hospitalisasi cenderung menolak semua perlakuan perawatan. Terapi bermain begitu efektif untuk mengurangi tingkat stress pada anak.

Penerapan play therapy pada anak bisa meliputi social affective play, skill play, sense of pleasure play, dramatic play, dan masih banyak lagi. Bahkan, terapi bermain pun digunakan sebagai trauma healing pada anak-anak korban bencana alam.

Related Post

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two × three =