Beberapa Penyebab Terjadinya Stress

Stress telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan modern saat ini. Dengan permasalahan yang semakin komplek dan saling berkaitan antara satu dengan yang lain menjadikan beberapa penyebab terjadinya stress. Bahkan stress di tempat kerja pasti pernah dialami oleh sebagian besar orang. Kata stress sendiri berdasarkan kamus besar bahasa Indonesia terdapat 2 pengertian sebagai berikut :

Penyebab Terjadinya Stress

  1. Stress sebagai gangguan atau kekacauan mental dan emosional.
  2. Stress sebagai sebuah tekanan.

Dalam ilmu psikologi stress didefinisikan sebagai suatu respons seseorang untuk menyesuaikan diri terhadap situasi yang dianggap menantang atau mengancam kesejahteraan orang yang bersangkutan. Stress is an adaptive response to a situation that is perceived as challenging or threatening to the person’s well-being. Jadi stress adalah respon fisiologik atau perilaku terhadap stressor (hal yang dipandang sebagai penyebab cekaman, gangguan keseimbangan homeostasi, baik secara internal ataupun eksternal). Dalam pengertian ini, stress bersifat subjektif sesuai persepsi orang yang memandangnya. Dengan kata lain apa yang dianggap mencekam bagi seseorang belum tentu dipersepsi mencekam bagi orang lain.

Berikut merupakan beberapa penyebab terjadinya stress

  1. Lingkungan yang mengharuskan seseorang untuk segera menyesuaikan diri seperti : Cuaca, kebisingan, kepadatan, tekanan waktu, standard prestasi, berbagai ancaman terhadap rasa aman dan harga diri, tuntutan hubungan antar pribadi, penyesuaian diri dengan teman, pasangan, atau dengan keluarga.
  2. Fisiologik dari tubuh yang berupa perubahan kondisi tubuh antara lain ketika masa remaja, haid, hamil, meno/andropause, prosesmenua, kecelakaan, kurang gizi, kurang tidur.
  3. Reaksi tubuh. Reaksi terhadap ancaman & perubahan lingkungan yang mengakibatkan perubahan terhadap tubuh kita yang kemudian menimbulkan stress.
  4. Pikiran kita dalam menilai diri serta lingkungan. Pikiran menginterpretasi dan menerjemahkan pengalaman yang dialami dan menentukan kapan harus menekan tombol panik. Bagaimana kita memaknai pengalaman atau cara untuk mengantisipasinya maka hal tersebut yang akan menentukan kita untuk menjadi relax atau stress.

Disamping beberapa penyebab terjadinya stress tersebut, stres dapat dibedakan berdasarkan dari penanganannya, yaitu :

  1. Stress yang penanganannya membutuhkan sedikit upaya
  2. Stress yang penanganannya membutuhkan upaya yang lebih sungguh-sungguh
  3. Stress yang tidak dapat ditangani.

Melihat beberapa penyebab terjadinya stress diatas, maka setiap orang dapat berpotensi mengalami stress. Sesekali mengalami stress dalam sebuah kehidupan adalah sebuah “bumbu” hidup yang dinamis. Namun jika stress begitu sering dialami dengan fluktuasi yang besar maka hal tersebut perlu ditangani lebih serius.

Related Post

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × five =