Learning Disabled Dan Cara Belajar Berbeda

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Pengertian Learning Disabled

Learning Disabled atau ketidakmampuan belajar (learning differences) merupakan istilah yang diberikan kepada anak-anak yang mempunyai perbedaan cara belajar.

Anak atau individu yang mengalami Learning Disabled (LD), biasanya memiliki disfungsi minimum otak yang menyebabkan tercampur aduknya sinyal antara indera pemahaman/pengertian dan otak. Termasuk didalamnya anak penyandang gangguan pemusatan perhatian dan gangguan konsentrasi/hiperaktif.learning disabled

Profil Anak LD sebagai berikut

  1. Rata-rata kondisi prestasi belajar anal LD adalah memiliki IQ rata-rata ataupun ada yang diatas rata-rata, namun mempunyai masalah dalam pemrosesan dalam otak saat menerima stimulasi dari indera. Hal ini tampak pada perbedaan hasil tes IQ dengan hasil evaluasi oleh guru dikelasnya.
  2. Anak-anak LD sering tidak dewasa dibanding dengan anak-anak seusianya karena anak LD akan cenderung berpengaruh pada perkembangan emosionalnya, misalnya anak tidak mampu mengenali hal-hal secara mendetail.

Tipe-tipe Learning Disabled adalah sebagai berikut

Visual Perceptual Disability, cirinya :

  • Melihat huruf dan angka dengan posisi yang berbeda dari yang tertulis (membalik dan memutar huruf)
  • Bingung (kacau) antara kiri dan kanan
  • Bingung (kacau) membedakan objek utama dengan latar belakangnya
  • Menghilangkan huruf dan bingung (kacau) dengan baris yang sedang dibaca

Auditory Perceptual Disability, cirinya :

  • Anak mengalami kesulitan untuk membedakan bunyi, bisa terjadi mendengarkan sesuatu yang berbeda dengan apa yang diucapkan oleh sipembicara.
  • Sukar mengikuti perintah, apalagi bila dengan beberapa perintah.
  • Bingung (kacau) dengan bunyi yang datang dari berbagai arah, tidak dapat menyaring bunyi yang mereka dengar sehingga mereka tidak dapat mengikuti diskusi yang tengah dilakukan karena masih mencoba memahami apa yang didengar beberapa waktu yang lalu.

Language Learning Disability, cirinya :

  • Mengalami kesukaran mengatakan apa yang sedang dipikirkan atau mereka dapat mengatakan tapi tidak dapat menjawab pertanyaan yang khusus tentang hal tersebut.
  • Mengalami kesulitan memahami/menangkap apa yang dikatakan orang kepadanya.

Perceptual Motor Disability, cirinya :

  • Anak mengalami problem koordinasi dan disorientasi (hilang arah dalam ruang) mengakibatkan gangguan canggung dan kaku dalam gerakannya.
  • Kesukaran dalam mewarnai, menggunting, dan menempel.

Distractilibilty, cirinya :

  • Anak-anak tidak bisa membedakan rangsangan yang penting dan tak penting
  • Anak bersifat tidak teratur, karena mereka tidak memiliki urut-urutan dalam prose berpikir.
  • Perhatiannya tidak terfokus, serngkali berbeda dengan apa yang sedang dikerjakannya saat itu.

Abstraction, cirinya :

  • Anak mengalami kesulitan dalam mentransfer informasi ke aplikasi abstrak.
  • Adanya kelemahan dalam mengingat (memori pendek) dan panjang sehingga membuat mereka mudah lupa apa yang sedang dipelajari.
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Related Post

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 3 =